ReviewReviewReviewReviewTintin di Sovyet : Gramedia Apr 10, '08 3:46 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Herge
Harga : Rp 50.000,- [Harga Omu : Rp 45.000]
Ukuran : 15.5 x 22 cm
Tebal : 142 halaman
Terbit : April 2008

Kisah PETUALANGAN TINTIN, si wartawan berjambul dan anjingnya, Milo, ini telah memukau berbagai kalangan dari segala usia dan diterbitkan dalam 40 bahasa di seluruh dunia.
Di negara asalnya, Belgia, Tintin mulai terbit sebagai cerita bergambar dalam majalah Le Petit Vingtieme, sebelum akhirnya tampil sebagai buku sejak tahun 1945. Bisa dibilang PETUALANGAN TINTIN adalah tonggak bersejarah dalam dunia komik internasional.
Dalam kisah-kisah petualangan Tintin dan Milo---yang kemudian juga ditemani oleh Kapten Haddock, sang ilmuwan Lakmus, serta si kembar Dupondt---pembaca bukan hanya diajak keliling dunia, tapi juga dibawa menelusuri sejarah serta politik sejak tahun 1940-an sampai 1980-an. Terkesan berat? Tintin justru bisa menjadi bacaan anak-anak yang sangat menarik, karena penuh adegan lucu serta pelajaran moral kebaikan vs. kejahatan yang sangat penting.

Tintin pergi ke Uni Sovyet untuk melihat sendiri keburukan-keburukan pemerintahan komunis rezim Bolshevik.

www.gramedia.com

tersedia juga :
Tintin di Amerika [40ribu/36ribu]
Tintin di Congo [40ribu/36ribu]
Tintin Lotus Biru [40ribu/36ribu]
Tintin Cerutu sang Firaun [40ribu/36ribu]
Tintin Si Kuping Belah [40ribu/36ribu]




kandagas wrote on Apr 10, edited on Apr 10
finalli ! haha

eh naha namanya Milo yah,
itbo wrote on Apr 10
finalli ! haha

eh bukan Milo meureun teh,

snowy :D
emang milo jak .. gue dah buka dalemnya liat2 ..
ga tau kenapa rubah ..
nanti ada lagi tuh tintin alpha-art..
itbo wrote on Apr 10
The hero of the series is the eponymous character, Tintin, a young Belgian reporter and traveller. He is aided in his adventures from the beginning by his faithful fox terrier dog Snowy (Milou in French). Later, popular additions to the cast included the brash, cynical and grumpy Captain Haddock, the bright but tone deaf Professor Calculus (Professeur Tournesol in French) and other colourful supporting characters such as the incompetent detectives Thomson and Thompson (Dupond et Dupont in French).

- dari wikipedia..
htanzil wrote on Apr 10
akhirnya terbit ulang juga ya....
bentuknya lebih kecil dibanding terbitan indira ya....
kandagas wrote on Apr 10
ooh now i know hehe, je vois
itbo wrote on Apr 10
htanzil said
akhirnya terbit ulang juga ya....
bentuknya lebih kecil dibanding terbitan indira ya....
yap..
cetakannya lebih bagus.. kayaknya terjemahannya berubah juga makanya namanya jadi milo..
[padahal di kita lebih terkenal snowy.. ]
eluphyta wrote on Apr 10
aneh. jadi kaya susu coklat ato nama ben lokal.
tapi seru juga untuk dikoleksi
itbo wrote on Apr 10
aneh. jadi kaya susu coklat ato nama ben lokal.
tapi seru juga untuk dikoleksi
bener.. apalagi nanti ada alpha art..
ini juga mau coba baca lagi .. siapa tau beda beneran sama terjemahan yang dulu
kandagas wrote on Apr 10
haha sovyet b/w ternyata, trus nu di Kongo, eta bodor pisan.. carita paling kampring, ga nyangka abeesh :D
Add a Comment
How would you rate this book? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help